Agustus 2, 2026

Kaum Muslimin Dusun 1 Desa Amoito Bergotong Royong Melantai Cor Semen Mesjid Jabal Rahmah Dibawah Komando Kades Adi Mappiara

Sulawesi Tenggara pena.my.id Kaum Muslimin Dusun 1 Desa Amoito Bergotong Royong Melantai Cor Semen Mesjid Jabal Rahmah Dibawah Komando Kades Adi Mappiara

Kegiatan pengerjaan cor semen lantai mesjid dusun 1 desa Amoito, kecamatan Ranomeeto kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), yang dilakukan pada hari Minggu (2/Agustus/2026), berjalan dengan sukses tanpa hambatan apapun.

Hal ini patut disyukuri, karena buah dari usaha segenap warga muslim desa Amoito, yang berusaha secara swadaya dalam menyelesaikan tahap pembangunan lantai mesjid dusun 1 tersebut

Ketua pembangunan mesjid Jabal Rahmah,Muasa, didampingi anggota pembangunan,Aris Pudoni yang diwawancara langsung dilokasi mengharapkan agar kegiatan gotong royong semacam ini tetap dikembangkan, khususnya dalam hal membangun tempat ibadah dan bisa menyisihkan sebagian rezekinya untuk memberikan sumbangan dimesjid ini guna keperluan pembangunan mesjid Jabal Rahmah

Ketika ditanya
awak media,kapan mesjid tersebut dapat digunakan oleh jamaah pasca pekerjaan cor lantai ini,Muasa memprediksi bisa dipakai setelah satu Minggu kemudian.”Insya Allah setelah pengerjaan cor lantai ini,semoga jamaah sudah dapat menggunakannya setelah satu Minggu,dan rencana akan dipasangkan dulu pintunya.” Jelas Muasa,diamini Aris Pudoni.Sembari Muasa tetap mengharapkan partisipasi dana sumbangan dari warga yang kiranya dapat menyisihkan sebagian rezekinya buat memberikan sumbangan demi kelancaran pembangunan mesjid Jabal Rahmah ini, yang disebutkannya secara spesifik berukuran 10 mx13 m.

Sementara itu,Kades Amoito,Adi Mappiara yang dikonfirmasi disela_sela pekerjaan cor lantai mesjid ini mengaku sangat bangga dan sangat mengapresiasi langkah warga muslim didusun 1 desa Amoito dengan berupaya secara gotong royong, sukarela dan swadaya berhasil melaksanakan kegiatan pekerjaan cor lantai mesjid dusun 1 tersebut.Dimana menurut nya sudah sangat jarang ditemukan kegiatan kebersamaan seperti ini,selain berbicara gaji atau upah.”Saya sangat salut
dan mengapresiasi langkah dan terobosan warga muslim didusun 1 ini atas segala upayanya, sehingga pekerjaan cor lantai ini dapat terwujud.” Aku kades,Adi
Mappiara.Selanjutnya dikatakannya bahwa sudah sangat jarang pada saat sekarang ini, tradisi gotong royong ditemukan disetiap kehidupan masyarakat, yang sudah mulai punah.”Namun, jelasnya semua ini dapat terlaksana atas musyawarah,sukarela dan kesadaran serta persatuan warga.Mudah_mudahan sifat kegotongroyongan ini selalu tumbuh dan berkembang ditengah Masyarakat.” Harap kades Adi Mappiara, mengakhiri pembicaraan

Laporan : Jusrin.DM,Kabiro Konsel MMP

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *