September 19, 2026

Putri Dakka: Banyak Bicara Tak Mengubah Fakta, Karya dan Bukti yang Menentukan

Putri Dakka: Banyak Bicara Tak Mengubah Fakta, Karya dan Bukti yang Menentukan

ENREKANG, pena.my.id – Menjatuhkan orang lain tak pernah menjadi jalan menuju keberhasilan. Sebab, setinggi apa pun seseorang berusaha mengangkat dirinya dengan merendahkan orang lain, sikapnya justru dapat memperlihatkan kualitas dirinya sendiri.

Pesan bernada tajam itu disampaikan HJA Putri Dakka melalui unggahan media sosialnya. Ia000
menyinggung soal iri hati, fitnah, kebisingan, hingga kebiasaan sibuk mengurusi keberhasilan orang lain.

“Menjatuhkan orang lain tidak akan membuatmu lebih tinggi. Sebab, rendahmu tercermin dari sikapmu,” tulis Putri Dakka.

Ia melanjutkan, menciptakan fitnah bukanlah ukuran keberhasilan. Sebaliknya, tindakan tersebut justru dinilai dapat memperlihatkan ketidakmampuan seseorang untuk menunjukkan kualitas melalui prestasi dan karya.

“Menciptakan fitnah tidak akan membuatmu lebih sukses. Malah membuatmu terlihat tak mampu,” tegasnya.

Putri Dakka juga menyentil mereka yang mencoba membangun kebisingan untuk mengaburkan sebuah fakta.

“Dan membangun kebisingan tidak akan mengubah fakta. Jika dia luar biasa, tetap saja luar biasa,” demikian pesannya.

Menurut pesan tersebut, kehidupan pada akhirnya bukan tentang siapa yang paling keras berbicara, paling ramai menghujat, atau paling sibuk mencari kelemahan orang lain. Ukuran yang lebih nyata adalah karya, hasil, dan bukti.

“Pada akhirnya, hidup tidak menilai siapa yang paling banyak bicara, tetapi siapa yang memiliki karya, hasil, dan bukti nyata.”

Tak Perlu Iri pada Cahaya Orang Lain

Putri Dakka mengajak setiap orang untuk berhenti menghabiskan energi dengan membandingkan diri dengan keberhasilan orang lain.

“Jangan iri pada cahaya orang lain. Bangunlah cahaya milikmu sendiri,” tulisnya.

Menurutnya, orang yang benar-benar fokus membangun keberhasilan tidak memiliki banyak waktu untuk sibuk menjatuhkan orang lain. Energi seharusnya diarahkan untuk menciptakan sesuatu yang dapat dibuktikan, bukan sekadar membangun suara gaduh.

“Karena mereka yang benar-benar berhasil tidak punya waktu untuk sibuk menjatuhkan orang lain.”

Pesan tersebut kemudian semakin tajam ketika Putri Dakka menyinggung kondisi orang yang gemar membuat kegaduhan dan menghujat.

“Sesungguhnya, seorang yang berisik dan banyak menghujat lahir dari kehidupan yang tak setara, mental berantakan, serta kehidupan yang banyak menuai kegagalan,” tulisnya.

Pesan Moral: Ubah Hati, Bukan Sibuk Menyalahkan Dunia

Di bagian akhir, Putri Dakka menyampaikan pesan moral yang lebih reflektif.

“Jika hidupmu berat, maka ubah hatimu hingga dunia berpihak padamu.”

Ia mengingatkan bahwa persoalan terbesar seseorang terkadang bukan berada di luar dirinya, melainkan pada hati yang dipenuhi rasa iri dan keinginan melihat orang lain jatuh.

Pesan itu menjadi penutup yang kuat: ketika tidak mampu menandingi cahaya seseorang, jangan memilih memadamkannya. Bangun cahaya sendiri. Sebab, suara boleh ramai, tetapi pada akhirnya karya dan bukti yang akan berbicara.

Redaksi Yd Editor Yd

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *