September 14, 2026

DUKA CITA DAN PENUTUPAN DONASI TALI KASIH KELUARGA BESAR ASMIPA

 

ASMIPA – www.pena.my.id // Bersatu dalam Duka, Tali Kasih untuk Keluarga Mbak Lina owner rm daharan salah satu pengurus dpd asmipa Yogyakarta resmi Ditutup

Di Tengah Duka, Solidaritas Keluarga Besar ASMIPA Mengalir untuk Mbak Lina dan Keluarga

Kepedulian Tanpa Batas, ASMIPA Tutup Donasi Tali Kasih untuk Keluarga Almarhum Ayahanda Mbak Lina

YOGYAKARTA — Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

Keluarga Besar Astana Mitra Pariwisata (ASMIPA) tengah dirundung duka mendalam atas berpulangnya ayahanda tercinta dari rekan seperjuangan, Mbak Lina, Vendor Resto Daharan Den Ayu, Yogyakarta.

Kepergian almarhum meninggalkan kesedihan bagi keluarga dan orang-orang terdekat. Namun, di tengah suasana duka tersebut, seluruh Keluarga Besar ASMIPA berupaya menghadirkan kepedulian dan dukungan sebagai bentuk nyata ikatan kekeluargaan yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi.

Segenap jajaran Pengurus Pusat, Pengurus Daerah, Pengurus Cabang, serta seluruh anggota ASMIPA, baik dari unsur biro maupun vendor, menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum.

Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kekhilafan almarhum, menerima seluruh amal ibadah dan amal kebajikannya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, ketabahan, kesabaran, serta keikhlasan dalam menerima ketetapan-Nya.

SOLIDARITAS DALAM DUKA, KEPEDULIAN DALAM KELUARGA

Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas, Keluarga Besar ASMIPA sebelumnya telah membuka penggalangan dana duka cita atau Tali Kasih melalui rekening resmi DPD ASMIPA D.I. Yogyakarta.

Penggalangan tersebut dikoordinir oleh wakil ketua asmipa Yogyakarta mas pandam bersama Mas Caplin dan mas hari selaku perwakilan pengurus DPD Yogyakarta yg di pimpin ibu ugie selaku ketua DPD Yogyakarta, sebagai bagian dari upaya bersama untuk memberikan dukungan kepada keluarga almarhum yang sedang menghadapi masa berduka.

Setelah melewati batas waktu penggalangan yang telah ditentukan, yakni 13 September 2026, maka donasi Tali Kasih Keluarga Besar ASMIPA secara resmi dinyatakan ditutup.

Seluruh dana sosial yang berhasil dihimpun melalui semangat gotong royong dan kepedulian para anggota selanjutnya telah dialokasikan dan diserahkan kepada pihak keluarga sebagai bentuk dukungan serta kepedulian dari seluruh Keluarga Besar ASMIPA.

Bantuan tersebut mungkin tidak akan mampu menghapus rasa kehilangan yang dirasakan keluarga. Namun, diharapkan dapat menjadi bentuk nyata bahwa dalam setiap keadaan, keluarga besar ASMIPA senantiasa hadir, saling menguatkan, dan tidak membiarkan sesama anggota menghadapi kesedihan seorang diri.

TERIMA KASIH ATAS KEPEDULIAN SELURUH ANGGOTA ASMIPA

Atas nama keluarga, Mbak Lina menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada seluruh Keluarga Besar ASMIPA atas perhatian, kepedulian, bantuan, serta doa yang telah diberikan.

Setiap bentuk kepedulian yang diberikan, baik melalui donasi, doa maupun dukungan moral, menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi keluarga di tengah suasana kehilangan.

Semoga setiap kebaikan dan keikhlasan yang telah diberikan menjadi amal ibadah serta mendapatkan balasan keberkahan berlipat dari Allah SWT.

BUNDA SHOFI: SOLIDARITAS ASMIPA ADALAH KEKUATAN KITA BERSAMA

Ketua Umum DPP ASMIPA, Umi Kulsum atau yang akrab disapa Bunda Shofi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota ASMIPA yang telah menunjukkan kepedulian dan kesolidan dalam membantu keluarga rekan yang sedang tertimpa musibah.

“Donasi Tali Kasih bersama ini secara resmi kami tutup. Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh rekan-rekan, baik dari unsur biro maupun vendor ASMIPA, yang telah bergerak bersama dengan penuh keikhlasan untuk membantu keluarga rekan kita yang sedang berduka,” ujar Bunda Shofi.

Menurutnya, kepedulian tersebut bukan semata-mata mengenai jumlah bantuan yang diberikan, melainkan tentang nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan persaudaraan yang terus dijaga dalam keluarga besar ASMIPA.

“Apa yang telah dilakukan bersama ini menunjukkan bahwa ASMIPA bukan hanya sebuah wadah atau organisasi, tetapi juga keluarga besar yang memiliki kepedulian dan rasa kebersamaan. Ketika ada saudara kita yang mendapatkan musibah, sudah sepatutnya kita hadir untuk memberikan dukungan dan menguatkan,” lanjutnya.

Bunda Shofi berharap semangat gotong royong dan kepedulian tersebut dapat terus terjaga dalam berbagai keadaan.

“Semoga semangat kegotongroyongan, kepedulian, dan tali silaturahmi di antara seluruh keluarga besar ASMIPA senantiasa terjaga. Mudah-mudahan setiap kebaikan yang telah diberikan menjadi amal yang bernilai di hadapan Allah SWT,” pungkasnya.

Keluarga Besar ASMIPA menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam Tali Kasih ini.

Selamat jalan, almarhum.
Semoga husnul khatimah, diampuni segala dosa dan kekhilafan, diterima seluruh amal ibadahnya, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

Keluarga Besar ASMIPA
Bersama dalam suka, saling menguatkan dalam duka.

 

Red : PENA

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *