Kehadiran Anak Sekami, PPA dan Panti Asuhan ALMA Warnai Pembukaan Novena Santo Mikael di Olilit Barat
https://pena.my.id | Saumlaki, Senin, 24 Agustus 2026 – Kehadiran anak-anak Sekami, Putra-Putri Altar, serta anak-anak Panti Asuhan ALMA Saumlaki dalam Perayaan Ekaristi dan pembukaan Novena Santo Mikael Malaikat Agung pada pukul 05.30 Waktu Indonesia Timur di Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, menjadi momentum yang diwarnai sukacita sekaligus penguatan kehidupan iman anak-anak.
Kehadiran mereka mendapat perhatian dari Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat, RD Ponsianus Ongirwalu, yang memberikan uang transportasi dan uang jajan kepada anak-anak. Perhatian tersebut dipandang sebagai bentuk kepedulian dan kasih yang melengkapi suasana kebersamaan dalam kegiatan rohani tersebut.
RD Ponsianus Ongirwalu, selaku Vikaris Episkopal Kevikepan Kabupaten Kepulauan Tanimbar sekaligus Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat, memberikan perhatian khusus terhadap pembinaan iman, kedisiplinan, pendidikan, serta kehidupan sosial anak-anak yang hadir.
Bagi anak-anak Sekami dan Putra-Putri Altar, Guntur, Amel, dan Jesica, Novena Santo Mikael dimaknai sebagai kesempatan untuk memohon perlindungan dan kekuatan dalam menjalankan tugas pelayanan di gereja.
Mereka memandang Santo Mikael sebagai pelindung yang memberikan ketenangan dan keberanian ketika menjalankan tugas sebagai Putra-Putri Altar maupun ketika terlibat dalam berbagai kegiatan Sekami.
Doa Novena Santo Mikael juga dimaknai sebagai perisai terhadap berbagai pengaruh negatif. Anak-anak diajak untuk memohon perlindungan dari rasa malas, ketakutan, serta pengaruh buruk lingkungan pergaulan sebaya.
Selain itu, keberanian Santo Mikael dalam membela kebenaran menjadi teladan bagi anak-anak untuk tetap setia melayani Tuhan, baik di lingkungan gereja, sekolah, maupun keluarga.
Harapan bagi Anak-Anak Panti Asuhan ALMA
Bagi anak-anak Panti Asuhan ALMA Saumlaki, perhatian berupa bantuan uang jajan dan transportasi ke sekolah dari Pastor Paroki menjadi bentuk kasih yang memiliki arti tersendiri.
Dalam konteks kehidupan rohani, Novena Santo Mikael dipandang sebagai sumber pengharapan dan kekuatan. Doa tersebut mengingatkan anak-anak bahwa mereka tidak pernah berjalan seorang diri karena Tuhan senantiasa menyertai dan menjaga perjalanan hidup mereka.
Novena juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk menyerahkan impian, perjuangan dalam pendidikan, serta masa depan mereka kepada Tuhan melalui doa dan keteladanan Santo Mikael.
Pada saat yang sama, perhatian yang diberikan Pastor Paroki, para pengasuh, serta para dermawan mengajarkan pentingnya rasa syukur. Kebaikan yang diterima anak-anak dipahami sebagai bentuk kasih Tuhan yang hadir melalui sesama.
Pesan Pastor Paroki
RD Ponsianus Ongirwalu memberikan peneguhan agar anak-anak membangun kebiasaan disiplin, khususnya dalam bangun pagi dan menyediakan waktu untuk berdoa.
Kehadiran mereka sejak pukul 05.30 Waktu Indonesia Timur diapresiasi sebagai bagian dari proses pembentukan karakter. Kebiasaan memulai hari bersama Tuhan dinilai dapat membantu anak-anak bertumbuh menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, dan memiliki kehidupan rohani yang baik.
Anak-anak juga diajak menjadikan Santo Mikael sebagai teladan dan pelindung dalam menjalani kehidupan, terutama ketika menghadapi berbagai kesulitan dalam proses belajar maupun tantangan kehidupan sehari-hari.
Perhatian dan bantuan yang diterima juga diharapkan dapat dimanfaatkan secara bijaksana, khususnya untuk mendukung kebutuhan pendidikan dan meningkatkan semangat anak-anak dalam mengejar cita-cita.
Lebih jauh, anak-anak diharapkan mampu menjadi pembawa terang dengan menunjukkan sikap baik, rendah hati, penuh kasih, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, gereja, dan masyarakat.
Pesan tersebut menegaskan bahwa pembinaan anak tidak hanya berkaitan dengan kegiatan keagamaan, tetapi juga menyangkut pembentukan karakter, kedisiplinan, pendidikan, kepedulian terhadap sesama, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui Perayaan Ekaristi dan Novena Santo Mikael, anak-anak Sekami, Putra-Putri Altar, dan Panti Asuhan ALMA diharapkan semakin memiliki dasar iman yang kuat sekaligus semangat untuk bertumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berpendidikan, dan mampu menghadirkan kasih di tengah kehidupan masyarakat.
“RATU NORKIT MONUK MONUK DEDESAR. UBILAA NORANG ITA DIDTINEMUN. KIDABELA. SALVE…”
Editor: johanis kopong
Narasumber: RD Ponsianus Ongirwalu, Vikaris Episkopal Kevikepan Kabupaten Kepulauan Tanimbar sekaligus Pastor Paroki Hati Kudus Yesus Olilit Barat.

