November 7, 2026

Purnawirawan Polri Pertanyakan Penanganan Kasus Hilangnya Mobil Fortuner, Minta Mabes Polri Turun Tangan

Purnawirawan Polri Pertanyakan Penanganan Kasus Hilangnya Mobil Fortuner, Minta Mabes Polri Turun Tangan

MANADO – pena.my.id Seorang purnawirawan anggota Polri, AKP (Purn) Saleh Paramata, mempertanyakan penanganan kasus dugaan pencurian dan penggelapan kendaraan miliknya yang hingga kini belum menemukan titik terang. Kendaraan tersebut berupa satu unit Toyota Fortuner warna hitam dengan nomor polisi DB 1288 RH yang dilaporkan hilang sejak November 2025.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/526/XI/2025/SPKT/Polres Minahasa/Polda Sulawesi Utara tertanggal 25 November 2025, AKP (Purn) Saleh Paramata melaporkan dugaan tindak pidana pencurian kendaraan miliknya. Dalam perjalanannya, pelapor mengaku memperoleh informasi bahwa kendaraan tersebut diduga sempat digunakan oleh seorang anggota Polri yang bertugas di Polres Minahasa berinisial Briptu X 06.06.2026

Menurut Saleh, kendaraan Toyota Fortuner tersebut dibeli melalui fasilitas kredit dengan sumber pembayaran yang berasal dari dana ASABRI yang diterimanya setelah purnatugas dari institusi Polri. Karena itu, hilangnya kendaraan tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga menjadi pukulan berat bagi dirinya dan keluarga.

“Saya membeli mobil itu dengan hasil dana ASABRI. Itu hasil pengabdian saya selama bertugas di Polri. Karena itu saya sangat berharap ada kejelasan dan kepastian hukum terkait keberadaan kendaraan tersebut,” ujar Saleh.

Saleh juga mengaku memperoleh informasi bahwa kendaraan tersebut diduga sempat digadaikan kepada pihak lain. Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya besar karena secara administrasi dan hukum dirinya masih merupakan pemilik sah kendaraan tersebut, sementara masa cicilan kendaraan itu disebut hanya tersisa sekitar 14 bulan lagi untuk lunas.

“Yang membuat saya heran, saya sebagai pemilik kendaraan justru tidak mengetahui bagaimana mobil itu bisa sampai diduga digadaikan kepada pihak lain. Padahal cicilannya tinggal sekitar 14 bulan lagi,” ungkapnya.

Sejak laporan dibuat hingga saat ini, Saleh mengaku belum memperoleh kepastian hukum yang jelas. Bahkan, dirinya mengaku sempat tidak menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dalam kurun waktu yang cukup lama.

Merasa tidak mendapatkan kejelasan, Saleh kemudian mengajukan pengaduan kepada Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Utara dengan permohonan agar dilakukan gelar perkara khusus terhadap laporan yang telah dibuatnya.

Permohonan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Utara melalui surat undangan gelar perkara khusus terkait penanganan Laporan Polisi Nomor LP/B/526/XI/2025/SPKT/Polres Minahasa/Polda Sulut.

Namun demikian, Saleh mengaku hingga kini masih mempertanyakan hasil dan perkembangan konkret dari penanganan perkara tersebut. Pasalnya, kendaraan Toyota Fortuner miliknya disebut belum berhasil ditemukan maupun dikembalikan.

Menurut pengakuannya, kasus tersebut telah berjalan kurang lebih delapan bulan sejak pertama kali dilaporkan. Selama kurun waktu tersebut, ia mengaku telah berulang kali berupaya mencari kejelasan baik melalui Polres Minahasa maupun Polda Sulawesi Utara.

“Saya sudah beberapa kali mempertanyakan perkembangan kasus ini. Jawaban yang saya terima masih sama, yakni kasus ini masih dalam pengembangan. Namun sampai sekarang, kurang lebih delapan bulan berjalan, belum ada kepastian mengenai keberadaan mobil saya maupun perkembangan penanganan kasusnya,” ujar Saleh.

Ia mengaku kecewa karena hingga saat ini kendaraan miliknya belum ditemukan, sementara oknum anggota yang menurut informasi yang diperolehnya diduga pernah menguasai atau menggunakan kendaraan tersebut masih aktif menjalankan tugas kedinasan.

Menurut Saleh, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai ketegasan penegakan disiplin dan kode etik profesi di lingkungan kepolisian. Ia berharap seluruh proses dapat dilakukan secara transparan dan profesional sehingga tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

“Saya hanya mencari keadilan dan kepastian hukum. Saya berharap institusi Polri dapat menangani perkara ini secara profesional dan terbuka. Jika memang ada pelanggaran yang dilakukan oleh anggota, tentu harus diproses sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Lebih lanjut, Saleh mengungkapkan keinginannya untuk membawa persoalan tersebut ke tingkat yang lebih tinggi dengan melaporkannya ke Mabes Polri di Jakarta. Namun keterbatasan biaya menjadi kendala utama yang dihadapinya.

“Saya sebenarnya berniat melaporkan langsung ke Mabes Polri agar mendapat perhatian lebih lanjut. Tetapi selama proses ini saya sudah banyak mengeluarkan biaya dan saat ini tidak memiliki dana yang cukup untuk berangkat ke Jakarta,” ungkapnya.

Dengan nada sedih, Saleh mengaku hingga saat ini masih merasakan beban moral dan kerugian yang cukup besar akibat hilangnya kendaraan tersebut. Ia menilai terdapat sejumlah hal yang menurutnya janggal dalam perkara yang sedang dihadapinya.

“Ini semua penuh dengan keanehan menurut saya, tetapi nyata terjadi. Mobil milik seorang purnawirawan Polri diduga bisa dibawa kabur oleh oknum anggota polisi, bahkan dari lingkungan kantor polisi. Hal ini tentu membuat saya sangat sedih dan berharap ada perhatian serius dari pimpinan Polri,” tuturnya kepada wartawan.

Kasus ini menjadi perhatian karena selain melibatkan dugaan hilangnya kendaraan milik seorang purnawirawan Polri, muncul pula pertanyaan mengenai efektivitas penanganan perkara yang telah berlangsung selama berbulan-bulan tanpa adanya kejelasan yang dirasakan oleh pelapor.

Saleh berharap pimpinan Polri dapat memberikan perhatian terhadap perkara yang dialaminya sehingga terdapat kepastian hukum, baik terkait status penyidikan maupun keberadaan kendaraan Toyota Fortuner miliknya yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Polres Minahasa, Polda Sulawesi Utara maupun pihak yang disebut dalam laporan terkait perkembangan terbaru perkara tersebut. Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang sesuai prinsip jurnalistik, Kode Etik Jurnalistik, dan asas praduga tak bersalah.

R

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news-1701

yakinjp

MAUJP

MAUJP

MAUJP

SATGASJITU

SLOT GACOR

SALAMJITU

SATGASJITU

SEMOGAJITU

SALAMJITU

Slot Gacor

MAUJP

Slot Gacor

SLOT GACOR

https://kominfo.belukab.go.id/

https://www.kampunginggris.id/

https://jhpartners.net/

artikel 286666700051

artikel 286666700052

artikel 286666700053

artikel 286666700054

artikel 286666700055

artikel 286666700056

artikel 286666700057

artikel 286666700058

artikel 286666700059

artikel 286666700060

artikel 286666700061

artikel 286666700062

artikel 286666700063

artikel 286666700064

artikel 286666700065

artikel 286666700066

artikel 286666700067

artikel 286666700068

artikel 286666700069

artikel 286666700070

artikel 286666700071

artikel 286666700072

artikel 286666700073

artikel 286666700074

artikel 286666700075

artikel 286666700076

artikel 286666700077

artikel 286666700078

artikel 286666700079

artikel 286666700080

artikel 286666700081

artikel 286666700082

artikel 286666700083

artikel 286666700084

artikel 286666700085

artikel 286666700086

artikel 286666700087

artikel 286666700088

artikel 286666700089

artikel 286666700090

artikel 286666700091

artikel 286666700092

artikel 286666700093

artikel 286666700094

artikel 286666700095

artikel 286666700096

artikel 286666700097

artikel 286666700098

artikel 286666700099

artikel 286666700100

artikel 186666700001

artikel 186666700002

artikel 186666700003

artikel 186666700004

artikel 186666700005

artikel 186666700006

artikel 186666700007

artikel 186666700008

artikel 186666700009

artikel 186666700010

artikel 186666700011

artikel 186666700012

artikel 186666700013

artikel 186666700014

artikel 186666700015

artikel 186666700016

artikel 186666700017

artikel 186666700018

artikel 186666700019

artikel 186666700020

artikel 186666700021

artikel 186666700022

artikel 186666700023

artikel 186666700024

artikel 186666700025

artikel 186666700026

artikel 186666700027

artikel 186666700028

artikel 186666700029

artikel 186666700030

artikel 186666700031

artikel 186666700032

artikel 186666700033

artikel 186666700034

artikel 186666700035

artikel 186666700036

artikel 186666700037

artikel 186666700038

artikel 186666700039

artikel 186666700040

artikel 186666700041

artikel 186666700042

artikel 186666700043

artikel 186666700044

artikel 186666700045

artikel 186666700046

artikel 186666700047

artikel 186666700048

artikel 186666700049

artikel 186666700050

artikel 98666670521

artikel 98666670522

artikel 98666670523

artikel 98666670524

artikel 98666670525

artikel 98666670526

artikel 98666670527

artikel 98666670528

artikel 98666670529

artikel 98666670530

artikel 98666670531

artikel 98666670532

artikel 98666670533

artikel 98666670534

artikel 98666670535

artikel 98666670536

artikel 98666670537

artikel 98666670538

artikel 98666670539

artikel 98666670540

artikel 98666670541

artikel 98666670542

artikel 98666670543

artikel 98666670544

artikel 98666670545

artikel 98666670546

artikel 98666670547

artikel 98666670548

artikel 98666670549

artikel 98666670550

artikel 98666670551

artikel 98666670552

artikel 98666670553

artikel 98666670554

artikel 98666670555

artikel 98666670556

artikel 98666670557

artikel 98666670558

artikel 98666670559

artikel 98666670560

artikel 88666670441

artikel 88666670442

artikel 88666670443

artikel 88666670444

artikel 88666670445

artikel 88666670446

artikel 88666670447

artikel 88666670448

artikel 88666670449

artikel 88666670450

artikel 88666670451

artikel 88666670452

artikel 88666670453

artikel 88666670454

artikel 88666670455

artikel 88666670456

artikel 88666670457

artikel 88666670458

artikel 88666670459

artikel 88666670460

artikel 88666670461

artikel 88666670462

artikel 88666670463

artikel 88666670464

artikel 88666670465

artikel 88666670466

artikel 88666670467

artikel 88666670468

artikel 88666670469

artikel 88666670470

artikel 88666670471

artikel 88666670472

artikel 88666670473

artikel 88666670474

artikel 88666670475

artikel 88666670476

artikel 88666670477

artikel 88666670478

artikel 88666670479

artikel 88666670480

artikel 88666670481

artikel 88666670482

artikel 88666670483

artikel 88666670484

artikel 88666670485

artikel 88666670486

artikel 88666670487

artikel 88666670488

artikel 88666670489

artikel 88666670490

artikel 88666670491

artikel 88666670492

artikel 88666670493

artikel 88666670494

artikel 88666670495

artikel 88666670496

artikel 88666670497

artikel 88666670498

artikel 88666670499

artikel 88666670500

artikel 88666670501

artikel 88666670502

artikel 88666670503

artikel 88666670504

artikel 88666670505

artikel 88666670506

artikel 88666670507

artikel 88666670508

artikel 88666670509

artikel 88666670510

article 58666670471

article 58666670472

article 58666670473

article 58666670474

article 58666670475

article 58666670476

article 58666670477

article 58666670478

article 58666670479

article 58666670480

article 58666670481

article 58666670482

article 58666670483

article 58666670484

article 58666670485

article 58666670486

article 58666670487

article 58666670488

article 58666670489

article 58666670490

article 58666670491

article 58666670492

article 58666670493

article 58666670494

article 58666670495

article 58666670496

article 58666670497

article 58666670498

article 58666670499

article 58666670500

article 58666670501

article 58666670502

article 58666670503

article 58666670504

article 58666670505

article 58666670506

article 58666670507

article 58666670508

article 58666670509

article 58666670510

article 58666670511

article 58666670512

article 58666670513

article 58666670514

article 58666670515

article 58666670516

article 58666670517

article 58666670518

article 58666670519

article 58666670520

article 58666670521

article 58666670522

article 58666670523

article 58666670524

article 58666670525

article 58666670526

article 58666670527

article 58666670528

article 58666670529

article 58666670530

article 58666670531

article 58666670532

article 58666670533

article 58666670534

article 58666670535

news-1701