Agustus 12, 2026

Baznas Enrekang Mulai Benahi Pengelolaan Zakat, UPZ Kecamatan Diminta Perkuat Koordinasi

Baznas Enrekang Mulai Benahi Pengelolaan Zakat, UPZ Kecamatan Diminta Perkuat Koordinasi

ENREKANG, 11.08.2026//Pena.my.id — Kepengurusan baru Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Enrekang mulai menyusun langkah pembenahan pengelolaan zakat. Salah satunya dengan menggelar pertemuan perdana bersama para pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-kecamatan, Selasa (11/8/2026).

Pertemuan yang digelar di Kantor Baznas Enrekang itu menjadi forum awal untuk mengevaluasi pengelolaan zakat sekaligus menyerap masukan dari UPZ yang selama ini menjadi ujung tombak pengumpulan zakat di tingkat kecamatan.

Selain membahas sejumlah kebijakan internal, pertemuan tersebut juga menjadi momentum memperkuat komunikasi antara jajaran Baznas Enrekang yang baru dengan para pengurus UPZ pascapelantikan.

Hadir dalam pertemuan itu Ketua Baznas Enrekang dr. H. Siswandi Mazmur, M.Kes., Wakil Ketua I M. Yusrifai Yunus, M.Si., Wakil Ketua II Ir. Arsil Bagenda, M.M., Wakil Ketua III Akhmad Yani Siri, S.E., Ak., dan Wakil Ketua IV Muhammad Samsari Hasbullah, S.Psi., bersama sejumlah staf Baznas.

Ketua Baznas Enrekang dr. H. Siswandi Mazmur menegaskan, pertemuan tersebut belum masuk pada pembahasan program teknis, melainkan menjadi forum internal untuk menghimpun berbagai masukan sebagai bahan evaluasi dan penyusunan kebijakan Baznas ke depan.

“Ini masih dalam pertemuan kebijakan-kebijakan saja. Ini juga hanya rapat internal, bagaimana kita mendapatkan masukan-masukan agar Baznas ke depan lebih baik,” kata Siswandi.

Ia menilai, pengalaman para pengurus UPZ menjadi modal penting dalam melakukan pembenahan. Sebagian pengurus bahkan telah puluhan tahun terlibat dalam pengelolaan zakat di wilayah masing-masing.

“Apalagi para UPZ ini tentu sudah berpengalaman semua, bahkan ada yang sudah berpuluh-puluh tahun,” ujarnya.

Karena itu, Baznas Enrekang akan mendorong agar pengalaman tersebut tidak hanya menjadi pengetahuan di tingkat kecamatan, tetapi dapat menjadi bahan untuk memperkuat sistem pengumpulan dan pendistribusian zakat secara keseluruhan.

Siswandi juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang lebih intensif antara Baznas kabupaten dan UPZ kecamatan. Menurutnya, koordinasi yang kuat diperlukan agar pengelolaan zakat dapat berjalan lebih efektif dan manfaatnya benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima.

“Harapan kita ke depan tentu bagaimana UPZ ini bisa semakin baik, kemudian komunikasi dan koordinasinya dengan Baznas juga semakin baik,” tegasnya.

Pertemuan perdana ini sekaligus menjadi langkah awal kepengurusan baru Baznas Enrekang untuk melakukan konsolidasi internal.

Masukan dari UPZ kecamatan diharapkan menjadi bagian penting dalam menentukan arah kebijakan dan peningkatan kinerja Baznas ke depan.

Dengan koordinasi yang semakin kuat, Baznas Enrekang menargetkan pengelolaan zakat tidak hanya semakin tertib dari sisi penghimpunan, tetapi juga semakin optimal dalam pendistribusian sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
Redaksi: Yd | Editor: Yd

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *