
Konsel – www.pena.my.id//
Rasa syukur dan bahagia kaum muslimin warga dusun 1 desa Amoito, kecamatan Ranomeeto, kabupaten Konawe Selatan,Provinsi Sulawesi Tenggara(Sultra), menyelimuti perasaan syukuran digunakannya mesjid dusun 1 yang selama empat bulan masa pengerjaan rehab kini sudah dapat digunakan.Acara berlangsung kamis (13/Agustus/2026).Acara dimulai pukul 20.00 WITA.Kendati belum seluruhnya rampung tapi sudah dapat digunakan untuk beribadah bagi umat muslim warga dusun 1 desa Amoito khususnya dan umat Islam pada umumnya.
Pantauan awak media,acara syukuran dilaksanakan setelah sholat Isya dengan Imam sholat,Sudin.
Bertindak selaku protokol acara syukuran tersebut,yakni Muasa yang juga selaku ketua pembangunan mesjid Jabal Rahmah Dusun 1 Desa Amoito.
Dalam kata pengantarnya,Muasa menjelaskan bahwa pencapaian pembangunan mesjid Jabal Rahmah Dusun 1 Desa Amoito tidak terlepas dari peran penting para pendahulu sebagai perintis pembangunan mesjid tersebut atau orang tua terdahulu,baik yang masih ada maupun yang sudah tiada seperti almarhum H.Abdul Muin dan almarhum Bude.Sementara yang sekarang masih ada yakni,H.Haris Nafi.
Muasa juga secara khusus menyampaikan rasa terima kasih kepada semua warga muslim dusun 1 yang telah berupaya dengan kekuatan tenaga,materi serta kebersamaan dan peran sertanya dalam bekerja bergotong royong selama ini,sehingga mesjid dusun 1 ini dapat terbangun dan kembali digunakan dengan nuansa dan ruangan yang lebih baik.”Semoga saudara
kaum muslimin,kami doakan selalu diberikan rezeki oleh Allah SWT,agar senantiasa selalu menyisihkan sebagian rezekinya buat kelangsungan pembangunan mesjid kita ini.Dimana masih membutuhkan dana guna perampungan pembangunannya.Insya Allah,sumbangan kita akan tetap mengalir pahalanya walaupun nantinya kita sudah tiada”Jelas Muasa.Walaupun menurutnya bahwa,bantuan dari pemerintah kabupaten
Konawe Selatan dalam hal ini bantuan dari Bupati diharapkan terealisasi sesuai proposal,akan tetapi juga tetap harus dipahami bahwa sekarang ini ada efisiensi anggaran pemerintah.
Pada momen itu, kepala Desa Amoito,Adi Mappiara yang berkesempatan hadir memberikan kata sambutan.
Dalam sambutannya kades, Adi Mappiara sangat bersyukur dan mengapresiasi kebersamaan warganya,khususnya warga muslim didusun 1 desa Amoito dalam usaha membangun mesjidnya sehingga selangkah maju dan berkembang dari kondisi sebelumnya.Diakhir sambutannya,senada dengan Muasa,kades Amoito, Adi Mappiara juga tetap mengingatkan pentingnya partisipasi warga muslim didusun 1 desa Amoito untuk senantiasa menyisihkan rezekinya
guna kelanjutan pembangunan mesjid tersebut.”Dimana kita ketahui bersama bahwa mesjid ini masih sangat membutuhkan dana guna penyelesaian pembangunannya.Insya Allah, sumbangan kita akan menjadi amal jariyah kita yang tidak pernah putus hingga akhir jaman dan sampai diakhirat kelak.”Terang kades Adi Mappiara
Dipenghujung acara,sebelum diadakan doa syukuran,H.Haris Nafi selaku tokoh agama yang hadir dan dahulu ikut terlibat dalam pengurusan tanah wakaf untuk pembangunan mesjid dari pemilik tanah,H.Abdul Muin secara gamblang memaparkan bahwa ia bersama almarhum Bude yang pergi menemui almarhum H.Abdul Muin saat itu “Saya saksinya,waktu itu saya bersama _sama almarhum Bude pergi menemui almarhum H.Abdul Muin untuk mengurus penyerahan tanah wakaf mesjid ini.”Ungkap H.Haris Nafi.
Tidak lupa H.Haris Nafi yang juga bertindak selaku pembaca doa syukuran,mengajak hadirin untuk mendoakan keselamatan para orang tua pendahulu pembangunan mesjid Jabal Rahmah Dusun 1 Desa Amoito, semoga senantiasa diberikan keselamatan
oleh Allah SWT dan ditempatkan di surga_Nya Allah SWT.
“Juga kita mendoakan baik yang masih ada maupun yang sudah tiada.”Pungkas H.Haris Nafi.
Setelah pembacaan doa syukuran dilanjutkan dengan makan bersama.Turut hadir sebagai undangan adalah kepala desa Amoito,tokoh agama,imam mesjid desa tetangga,dan imam dusun lainnya dalam lingkup desa Amoito serta Ibu_ibu majelis taklim.
Redaksi: www.pena.my.id
Jusrin
