Warning: Undefined array key "HTTP_USER_AGENT" in /home/u594415518/domains/pena.my.id/public_html/index.php on line 1
Pastor Pius Heljanan, MSC: JANGAN TAKUT, DIRIMU BERHARGA DI MATA TUHAN – Pena
Oktober 15, 2026

Pastor Pius Heljanan, MSC: JANGAN TAKUT, DIRIMU BERHARGA DI MATA TUHAN

​Pesan Pastor Pius Heljanan, MSC: Tetap Setia Berbuat Baik dan Takut akan Tuhan

​LAURAN, faktaexpost.my.id — Jumat, 16 Oktober 2026. Pastor Pius Heljanan, MSC, Pastor Umat di Kuasi Paroki Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, menyampaikan renungan mendalam mengenai pentingnya rasa takut akan Tuhan serta kesetiaan dalam berbuat kebaikan bagi sesama.

​Waspada Terhadap Kemunafikan

​Dalam pengajarannya yang merujuk pada Kitab Injil Lukas 12:1-7, Pastor Pius mengingatkan umat dan para murid agar senantiasa waspada terhadap ragi kemunafikan, seperti yang ditunjukkan oleh kaum Farisi pada zaman Yesus.

​Menurutnya, kemunafikan terjadi ketika seseorang hidup dalam kepura-puraan kesalehan dan kepura-puraan dalam berbuat baik, tanpa didasari rasa takut yang sungguh kepada Allah.

​“Kalian lebih berharga daripada banyak burung pipit,” ungkap Pastor Pius Heljanan, MSC, mengutip pesan Kitab Suci untuk menguatkan hati umat agar tidak mudah merasa cemas atau takut menghadapi rintangan hidup.

​Menjadi Pribadi yang Berharga di Mata Tuhan

​Pastor Pius menjelaskan bahwa orang yang benar-benar takut akan Tuhan adalah mereka yang menaruh penghormatan tertinggi dan penyembahan yang tulus hanya kepada Allah. Rasa takut akan Tuhan ini tercermin ketika seluruh hati, pikiran, perasaan, dan perbuatan senantiasa diarahkan kepada-Nya melalui tindakan nyata sehari-hari.

​“Orang yang takut akan Tuhan dalam hidupnya akan selalu setia berbuat baik dan berkata benar, serta senantiasa menabur sukacita dan kedamaian. Dirimu dicintai Tuhan,” tutur Pastor Pius menegaskan.

​Melalui pesan ini, umat diajak untuk terus menjaga ketulusan hati, mengasihi sesama tanpa kepura-puraan, serta meyakini bahwa setiap pribadi sangat bernilai dan berharga di hadapan Tuhan.

​(Editor: joko)

(Sumber: Pastor Pius Heljanan, MSC / Kuasi Paroki HKY Lauran)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *