September 5, 2026

Kualitas P3-TGAI Desa Pojok Dipertanyakan, Retak Belum Diurug

Grobogan | Pena.my.id – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang bersumber dari APBN Tahun 2026 sejatinya bertujuan meningkatkan fungsi jaringan irigasi serta mendukung produktivitas dan kesejahteraan petani.

Namun, pelaksanaan pekerjaan P3-TGAI di Desa Pojok, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan, diduga tidak mengutamakan kualitas pekerjaan.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu (5/9/2026), ditemukan sejumlah kondisi yang memprihatinkan. Di beberapa titik, pasangan batu bagian samping belum tertutup tanah urug. Selain itu, terlihat adanya retakan dan pecahan pada konstruksi, sementara plesteran dinding saluran irigasi tampak tidak rata dan retak-retak.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran terhadap ketahanan bangunan irigasi. Apabila bagian samping konstruksi tidak diperkuat dengan tanah urug, saluran dikhawatirkan rentan mengalami kerusakan atau roboh saat menerima debit air yang tinggi.

Tahun 2026, Desa Pojok diketahui memperoleh dua paket pekerjaan P3-TGAI dengan Nomor PKS HK 0201/B/Bbws7.11.4/2026/PKS-388 dan HK 201/B/Bbws7.11.4/2026/PKS-389.

Program tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi petani, khususnya dalam mendukung intensifikasi tanaman pangan pada Musim Tanam I maupun Musim Tanam II.

Untuk menjaga keberimbangan pemberitaan, awak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Sekretaris Desa Pojok, Kecamatan Tawangharjo. Namun, saat dihubungi melalui sambungan telepon, nomor yang bersangkutan tidak aktif.

Reporter juga telah berupaya mendatangi Kantor Desa Pojok dalam beberapa kesempatan, namun Sekretaris Desa tidak berada di kantor.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

(Jurnalis/Heri)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *