April 22, 2026

*Disnaker Kabupaten Kediri Gelar Penutupan Pelatihan Magang Jepang Tahap I Angkatan 388 Tahun 2026*

*Disnaker Kabupaten Kediri Gelar Penutupan Pelatihan Magang Jepang Tahap I Angkatan 388 Tahun 2026*

Kediri – Pena.my.id// Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kediri menggelar kegiatan penutupan Pelatihan Daerah (Pelatda) Program Magang Jepang Tahap I Angkatan 388 Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momen penting setelah para peserta menjalani pelatihan intensif selama kurang lebih 70 hari.

Kepala Disnaker Kabupaten Kediri, Ibnu Imad, S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa melaksanakan penutupan pelatihan daerah tahap I angkatan 388 Kabupaten Kediri dalam keadaan sehat walafiat. Setelah 70 hari adik-adik digembleng di BLK, hari ini kita serahkan kembali kepada orang tua dalam sebuah acara penutupan yang semoga membawa berkah bagi kita semua,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa program magang Jepang melalui kerja sama dengan International Manpower Japan (IM Japan) memiliki tujuan strategis untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Kediri serta mengurangi kesenjangan antara pencari kerja dan kebutuhan tenaga kerja.

“Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga kedisiplinan, etos kerja, serta penguatan karakter melalui penerapan budaya kerja Jepang yang dikenal sangat disiplin dan keras,” tambahnya.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari pembelajaran bahasa Jepang dasar, budaya kerja, hingga pendalaman bahasa dan pemahaman kultur (culture understanding). Seluruh tahapan tersebut ditutup dengan evaluasi serta pemeriksaan kesehatan dan kesiapan fisik.

Dari total 104 peserta awal, saat ini tersisa 96 peserta yang berhasil menyelesaikan pelatihan. Sebanyak 41 peserta di antaranya telah menandatangani kontrak kerja dengan perusahaan di Jepang, sementara sisanya masih dalam proses penempatan.

“Kami berharap seluruh peserta siap secara bahasa, mental, dan budaya ketika nanti ditempatkan di Jepang. Ini adalah bekal penting untuk masa depan mereka,” jelas Ibnu.

Ia juga menambahkan bahwa peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Kediri, tetapi juga dari berbagai daerah lain seperti Banyuwangi, Ponorogo, Mojokerto, hingga luar Jawa.

Menutup sambutannya, Ibnu berharap pengalaman selama pelatihan dapat menjadi pijakan awal menuju kesuksesan para peserta di masa depan.

“Mudah-mudahan lima tahun ke depan, anak-anak kita kembali dengan perubahan yang luar biasa, baik dari segi pengalaman, etos kerja, maupun kesejahteraan,” pungkasnya.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi program magang Jepang oleh pihak IM Japan serta dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, DPRD, instansi terkait, lembaga pelatihan kerja, dan para orang tua peserta.(yud)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *