September 25, 2026

Transformasi Layanan ATR/BPN: Mengubah Budaya Kerja Menuju Kepastian dan Kemudahan bagi Masyarakat

 

​

​Bukan Sekadar Teknologi, Wamen ATR/BPN Tekankan Perubahan Budaya Kerja pada Momen HANTARU 2026

​JAKARTA | https://pena.my.id – Kamis, 24 September 2026. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Melalui momentum Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) 2026, jajaran Kementerian ATR/BPN didorong untuk mengakselerasi transformasi layanan demi memberikan kepastian hukum serta kemudahan bagi masyarakat.

​Fokus Perubahan Budaya Kerja dan Digitalisasi

​Dalam kegiatan Ramah Tamah HANTARU 2026 yang berlangsung di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (24/09/2026), Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, menyampaikan bahwa inti dari transformasi bukan sebatas pembaruan sistem dan teknologi semata. Lebih dari itu, perubahan mendasar terletak pada pergeseran budaya kerja seluruh insan pertanahan.

​Menurut Wamen Ossy, pelayanan yang dahulu terkesan rumit dan tertutup kini terus diarahkan menjadi lebih sederhana, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

​“Ini pula momentum kita untuk membuktikan bahwa transformasi ATR/BPN bukan hanya perubahan sistem dan teknologi, tetapi transformasi yang sejujurnya adalah perubahan dari sisi budaya kerja kita dalam menyokong masyarakat. Dari yang tidak pasti menjadi lebih pasti, dari yang rumit mudah-mudahan bisa menjadi sederhana, dari yang tertutup menjadi terbuka, dan dari yang sekadar memastikan berkas menjadi benar-benar memberikan pelayanan sepenuh hati kepada masyarakat,” ujar Wamen Ossy Dermawan.

​Langkah Strategis Dua Tahun Terakhir

​Upaya pembenahan pelayanan pertanahan ini sejatinya telah berproses secara bertahap selama dua tahun terakhir. Langkah-langkah strategis yang diimplementasikan mencakup perbaikan pada Pengukuran Terjadwal, percepatan Peralihan Hak, transformasi Organisasi Berbasis Wilayah, hingga optimalisasi digitalisasi layanan.

​Melalui berbagai inovasi tersebut, indikator keberhasilan instansi tidak lagi hanya diukur dari penyelesaian administratif, melainkan dari manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat—seperti kemudahan prosedur, kejelasan waktu, dan kepastian hak atas tanah.

​Momentum Titik Tolak Pembaharuan

​Seusai pelaksanaan upacara peringatan yang dihadiri oleh para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN, Wamen Ossy kembali mengajak seluruh jajaran menjadikan tema HANTARU tahun ini, yaitu “Transformasi, Melayani Lebih Pasti”, sebagai komitmen bersama.

​“Mari kita jadikan bersama sebagai tekad dan momentum kita semua agar ini bisa menjadi titik tolak pembaharuan kita ke depan,” pungkasnya.

​(Editor: joko)

(Sumber: KANTOR PERTANAHAN KOTA AMBON)umm

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *