September 19, 2026

Polsek Gunung Anyar Gagalkan Pengiriman 7 Motor Bodong ke Sumba, Disembunyikan di Balik Lemari dan Kulkas Truk

Surabaya. Www.pena.my.id/

Aksi sindikat pengiriman kendaraan roda dua tanpa dokumen sah alias “bodong” lintas pulau berhasil digagalkan oleh jajaran Polsek Gunung Anyar, Surabaya. Sebanyak tujuh unit sepeda motor yang ditutupi secara rapi di balik tumpukan barang rumah tangga dalam sebuah truk diamankan saat melintas di Jalan Ir Soekarno (MERR), Surabaya.

Pengungkapan ini berawal ketika petugas kepolisian yang sedang berpatroli mencurigai sebuah truk bermuatan tertutup terpal yang melanggar ketentuan kapasitas atau Over Dimension Over Loading (ODOL) pada Rabu (9/9) lalu. Setelah dihentikan dan digiring ke Mapolsek Gunung Anyar untuk pemeriksaan lebih lanjut, petugas mendapati total 11 unit motor di dalam truk, di mana tujuh di antaranya ternyata tidak dilengkapi surat-surat kepemilikan yang sah.

Modus operandi pelaku tergolong rapi dengan menyembunyikan motor-motor tersebut di bawah tumpukan lemari, koper, kulkas, serta kardus agar luput dari pengawasan, yang rencananya hendak dikirim ke Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui Pelabuhan Tanjung Perak atas pesanan seseorang dari Bali. Kapolsek Gunung Anyar Iptu Tulus Wibowo menjelaskan bahwa pengemudi berinisial MRM (55) dan kernet REH (27) warga Sumba Barat Daya, sementara ini masih berstatus sebagai saksi, sementara kasusnya terus dikembangkan.

“Truk diberhentikan setelah itu kita periksa ternyata ada 11 unit kendaraan motor. Kita arahkan ke Polsek kita periksa lagi ternyata ada tujuh unit motor tidak dilengkapi surat (bodong),” ujar Tulus, Kamis (17/9/2026).

RedaksiWww pena my. Id//

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *