Temukan Bahan Peledak UXO, Polres Kepulauan Tanimbar Sterilkan Lokasi Blok Masela
TANIMBAR | pena.my.id – Personel gabungan dari Polres Kepulauan Tanimbar bersama Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimobda Maluku bergerak cepat melakukan pengamanan ketat terhadap temuan benda yang diduga kuat sebagai bahan peledak jenis Unexploded Ordnance (UXO) atau bom militer sisa peninggalan perang, Sabtu (12/09/2026).
Langkah taktis dan respons cepat tersebut diambil guna mengantisipasi segala bentuk potensi bahaya serta menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi penemuan, tepatnya di Areal 662 Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela.
Koordinasi dan Sterilisasi Lokasi
Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Ayani, S.P., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa setelah menerima laporan mengenai adanya benda mencurigakan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Satbrimobda Maluku guna menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.
”Sinergitas antara Polres Kepulauan Tanimbar dan Kompi 3 Batalyon C Pelopor dilakukan untuk memastikan area di sekitar temuan UXO benar-benar steril dari aktivitas warga. Personel kami telah memasang garis polisi (police line) dan bersiaga penuh di lokasi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar AKBP Ayani.

Sifat Bahan Peledak Berbahaya
Lebih lanjut, AKBP Ayani menyampaikan bahwa bahan peledak jenis UXO ini memiliki tingkat kerawanan yang sangat tinggi karena sifatnya yang tidak stabil. Meskipun merupakan peninggalan masa lalu, daya ledak dari sisa bom militer tersebut dinilai masih sangat berbahaya jika terkena benturan, panas, atau aktivitas fisik secara langsung.
”Kami tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun yang dapat mengancam nyawa masyarakat. Oleh karena itu, prosedur pengamanan objek dan sterilisasi radius aman langsung kami terapkan bersama rekan-rekan dari Kompi 3 Brimob sejak menit pertama laporan diterima,” tegasnya.
Saat ini, lokasi penemuan telah dinyatakan aman namun tetap berada dalam pengawasan ketat aparat penegak hukum. Penanganan selanjutnya menunggu kedatangan Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Maluku yang memiliki kualifikasi khusus untuk proses identifikasi, evakuasi, maupun pemusnahan (disposal).
Imbauan Kepada Masyarakat
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar agar tetap tenang dan tidak mendekati area sterilisasi. Warga yang kembali menemukan benda-benda mencurigakan menyerupai bom atau munisi lama diminta untuk segera melapor ke pos polisi terdekat atau menghubungi Layanan Call Center Polri 110.
(Editor: joko)
(Sumber: Humas Polres Kepulauan Tanimbar / Tribratanews.polrestanimbar.com)

