November 7, 2026

216 Orang Terdampak Dugaan Keracunan MBG, SPPG Sukorejo 2 Diadukan Ke Polres Blora

Ket Foto :Rival Alfian Esa Saputra, S.H., mahasiswa Magister Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, mengadukan pengelola SPPG Sukorejo 2 ke Polres Blora

BLORA | PENA.MY.ID — Dugaan gangguan Kesehatan yang dialami ratusan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Blora kini memasuki ranah hukum.

Rival Alfian Esa Saputra, S.H., mahasiswa Magister Hukum Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, mengadukan pengelola SPPG Sukorejo 2 ke Polres Blora, Kamis (10/9/2026).

Pengaduan tersebut diterima SPKT Polres Blora sekitar pukul 15.00 WIB dan tercatat dalam Surat Tanda Terima Laporan Pengaduan (STTLP) Nomor STTLP/388/IX/2026/Res Blora/Jateng.

Pengaduan berkaitan dengan dugaan tindak pidana dalam penyediaan dan pendistribusian makanan program MBG yang disebut berdampak pada keluhan kesehatan penerima manfaat.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Blora per 9 September 2026 pukul 21.20 WIB, tercatat 216 orang mengalami keluhan kesehatan.

Rinciannya, 133 siswa dan 1 guru dari SMA Negeri 1 Tunjungan, 35 siswa dan 1 kepala sekolah SMP IT, 30 siswa dan 8 guru SD IT, serta 3 orang dari MTs Al Banjari.

Selain itu, keluhan juga dilaporkan dari Desa Kedungrejo yang meliputi 4 ibu menyusui dan 1 balita.

Dari total tersebut, lima orang dilaporkan masih menjalani rawat inap, yakni dua orang di Citra Mulia, satu orang di Puskesmas Japah, dan dua orang di RSUD Blora.

Sorotan Berulang

Persoalan tersebut sebelumnya juga mendapat perhatian Satgas MBG Kabupaten Blora.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Blora, Sri Setyorini atau Bude Rini, pada Selasa (8/9/2026) mengusulkan agar SPPG Sukorejo 2 yang berada di bawah naungan Yayasan Tirta Mirah Asih ditutup permanen.

Usulan tersebut disebut berkaitan dengan persoalan yang dinilai telah terjadi berulang. Satgas MBG disebut telah memberikan peringatan sebanyak dua kali dan kejadian terbaru disebut sebagai insiden ketiga.

Bude Rini juga menyebut adanya laporan temuan belatung pada makanan yang didistribusikan serta menyoroti aspek kebersihan SPPG tersebut.

SPPG Sukorejo 2 sebelumnya mendistribusikan makanan MBG ke sejumlah penerima manfaat, di antaranya SMA Negeri 1 Tunjungan, Pondok Pesantren Al Banjari dan SD IT.

Minta Penegakan Hukum

Rival menegaskan, pengaduan tersebut bukan bentuk vonis terhadap pengelola SPPG Sukorejo 2.

Ia menyerahkan sepenuhnya pembuktian kepada aparat penegak hukum.

Namun, ia meminta persoalan tersebut diperiksa secara serius, objektif dan menyeluruh.

“Fiat justitia ruat caelum. Tegakkan keadilan sekalipun langit runtuh. Saya tidak sedang menjatuhkan vonis kepada siapa pun. Tetapi ketika ada ratusan penerima manfaat mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan MBG, negara tidak boleh diam. Fakta harus dibuka, bukti harus diperiksa, dan apabila ditemukan unsur tindak pidana, siapa pun yang bertanggung jawab harus diproses sesuai hukum,” tegas Rival.

Menurutnya, apabila SPPG akhirnya ditutup, langkah tersebut tidak serta-merta menyelesaikan persoalan apabila dalam pemeriksaan ditemukan dugaan tindak pidana.

“Jangan sampai penutupan SPPG kemudian dianggap sebagai penyelesaian. Penutupan itu bagian dari evaluasi administratif. Kalau ada unsur pidana, proses hukumnya harus tetap berjalan,” ujarnya.

Minta Usut Rantai Penyediaan Makanan

Rival meminta penyidik tidak hanya memeriksa petugas yang berada di lapangan.

Menurutnya, seluruh rangkaian penyediaan makanan perlu ditelusuri, mulai dari pengadaan bahan baku, proses pengolahan, standar kebersihan, pengemasan, distribusi hingga mekanisme pengawasan.

Ia juga meminta aparat memeriksa bukti-bukti yang relevan, antara lain hasil pemeriksaan medis korban, keterangan saksi, dokumen distribusi dan, apabila tersedia, sampel makanan.

“Jangan hanya melihat siapa yang berada di lapangan. Kalau memang ada dugaan tindak pidana, seluruh rangkaian peran harus ditelusuri berdasarkan fakta dan alat bukti,” katanya.

Rival menegaskan bahwa ada atau tidaknya pertanggungjawaban pidana tetap harus ditentukan berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan serta alat bukti yang diperoleh aparat penegak hukum.

Ia juga menekankan prinsip equality before the law, bahwa setiap orang memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum.

“Hukum harus berlaku sama kepada siapa pun. Tidak boleh ada perlakuan khusus karena ini program pemerintah, karena pengelolanya yayasan, atau karena ada pihak-pihak tertentu yang memiliki kedudukan,” tegasnya.

Menurut Rival, angka 216 orang tidak boleh berhenti sebagai angka dalam laporan evaluasi.

“Di balik angka 216 itu ada anak-anak, guru, kepala sekolah, balita dan masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan. Mereka bukan sekadar angka statistik. Karena itu, kalau hasil pemeriksaan menemukan adanya perbuatan yang memenuhi unsur pidana, harus ada pertanggungjawaban hukum,” pungkasnya.

Dengan diterimanya pengaduan tersebut, Rival berharap Polres Blora dapat melakukan pemeriksaan secara objektif dan transparan guna memastikan apakah persoalan tersebut sebatas masalah administratif atau terdapat unsur pidana yang harus dipertanggungjawabkan.

Catatan: Sampai berita ini disusun, dugaan tersebut masih dalam proses pengaduan dan pemeriksaan. Penentuan ada atau tidaknya tindak pidana serta pihak yang bertanggung jawab merupakan kewenangan aparat penegak hukum berdasarkan hasil penyelidikan, penyidikan, dan alat bukti yang sah.

(Heri/Wartawan)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news-1701

yakinjp

MAUJP

MAUJP

MAUJP

SATGASJITU

SLOT GACOR

SALAMJITU

SATGASJITU

SEMOGAJITU

SALAMJITU

Slot Gacor

MAUJP

Slot Gacor

SLOT GACOR

https://kominfo.belukab.go.id/

https://www.kampunginggris.id/

https://jhpartners.net/

artikel 286666700051

artikel 286666700052

artikel 286666700053

artikel 286666700054

artikel 286666700055

artikel 286666700056

artikel 286666700057

artikel 286666700058

artikel 286666700059

artikel 286666700060

artikel 286666700061

artikel 286666700062

artikel 286666700063

artikel 286666700064

artikel 286666700065

artikel 286666700066

artikel 286666700067

artikel 286666700068

artikel 286666700069

artikel 286666700070

artikel 286666700071

artikel 286666700072

artikel 286666700073

artikel 286666700074

artikel 286666700075

artikel 286666700076

artikel 286666700077

artikel 286666700078

artikel 286666700079

artikel 286666700080

artikel 286666700081

artikel 286666700082

artikel 286666700083

artikel 286666700084

artikel 286666700085

artikel 286666700086

artikel 286666700087

artikel 286666700088

artikel 286666700089

artikel 286666700090

artikel 286666700091

artikel 286666700092

artikel 286666700093

artikel 286666700094

artikel 286666700095

artikel 286666700096

artikel 286666700097

artikel 286666700098

artikel 286666700099

artikel 286666700100

artikel 186666700001

artikel 186666700002

artikel 186666700003

artikel 186666700004

artikel 186666700005

artikel 186666700006

artikel 186666700007

artikel 186666700008

artikel 186666700009

artikel 186666700010

artikel 186666700011

artikel 186666700012

artikel 186666700013

artikel 186666700014

artikel 186666700015

artikel 186666700016

artikel 186666700017

artikel 186666700018

artikel 186666700019

artikel 186666700020

artikel 186666700021

artikel 186666700022

artikel 186666700023

artikel 186666700024

artikel 186666700025

artikel 186666700026

artikel 186666700027

artikel 186666700028

artikel 186666700029

artikel 186666700030

artikel 186666700031

artikel 186666700032

artikel 186666700033

artikel 186666700034

artikel 186666700035

artikel 186666700036

artikel 186666700037

artikel 186666700038

artikel 186666700039

artikel 186666700040

artikel 186666700041

artikel 186666700042

artikel 186666700043

artikel 186666700044

artikel 186666700045

artikel 186666700046

artikel 186666700047

artikel 186666700048

artikel 186666700049

artikel 186666700050

artikel 98666670521

artikel 98666670522

artikel 98666670523

artikel 98666670524

artikel 98666670525

artikel 98666670526

artikel 98666670527

artikel 98666670528

artikel 98666670529

artikel 98666670530

artikel 98666670531

artikel 98666670532

artikel 98666670533

artikel 98666670534

artikel 98666670535

artikel 98666670536

artikel 98666670537

artikel 98666670538

artikel 98666670539

artikel 98666670540

artikel 98666670541

artikel 98666670542

artikel 98666670543

artikel 98666670544

artikel 98666670545

artikel 98666670546

artikel 98666670547

artikel 98666670548

artikel 98666670549

artikel 98666670550

artikel 98666670551

artikel 98666670552

artikel 98666670553

artikel 98666670554

artikel 98666670555

artikel 98666670556

artikel 98666670557

artikel 98666670558

artikel 98666670559

artikel 98666670560

artikel 88666670441

artikel 88666670442

artikel 88666670443

artikel 88666670444

artikel 88666670445

artikel 88666670446

artikel 88666670447

artikel 88666670448

artikel 88666670449

artikel 88666670450

artikel 88666670451

artikel 88666670452

artikel 88666670453

artikel 88666670454

artikel 88666670455

artikel 88666670456

artikel 88666670457

artikel 88666670458

artikel 88666670459

artikel 88666670460

artikel 88666670461

artikel 88666670462

artikel 88666670463

artikel 88666670464

artikel 88666670465

artikel 88666670466

artikel 88666670467

artikel 88666670468

artikel 88666670469

artikel 88666670470

artikel 88666670471

artikel 88666670472

artikel 88666670473

artikel 88666670474

artikel 88666670475

artikel 88666670476

artikel 88666670477

artikel 88666670478

artikel 88666670479

artikel 88666670480

artikel 88666670481

artikel 88666670482

artikel 88666670483

artikel 88666670484

artikel 88666670485

artikel 88666670486

artikel 88666670487

artikel 88666670488

artikel 88666670489

artikel 88666670490

artikel 88666670491

artikel 88666670492

artikel 88666670493

artikel 88666670494

artikel 88666670495

artikel 88666670496

artikel 88666670497

artikel 88666670498

artikel 88666670499

artikel 88666670500

artikel 88666670501

artikel 88666670502

artikel 88666670503

artikel 88666670504

artikel 88666670505

artikel 88666670506

artikel 88666670507

artikel 88666670508

artikel 88666670509

artikel 88666670510

article 58666670471

article 58666670472

article 58666670473

article 58666670474

article 58666670475

article 58666670476

article 58666670477

article 58666670478

article 58666670479

article 58666670480

article 58666670481

article 58666670482

article 58666670483

article 58666670484

article 58666670485

article 58666670486

article 58666670487

article 58666670488

article 58666670489

article 58666670490

article 58666670491

article 58666670492

article 58666670493

article 58666670494

article 58666670495

article 58666670496

article 58666670497

article 58666670498

article 58666670499

article 58666670500

article 58666670501

article 58666670502

article 58666670503

article 58666670504

article 58666670505

article 58666670506

article 58666670507

article 58666670508

article 58666670509

article 58666670510

article 58666670511

article 58666670512

article 58666670513

article 58666670514

article 58666670515

article 58666670516

article 58666670517

article 58666670518

article 58666670519

article 58666670520

article 58666670521

article 58666670522

article 58666670523

article 58666670524

article 58666670525

article 58666670526

article 58666670527

article 58666670528

article 58666670529

article 58666670530

article 58666670531

article 58666670532

article 58666670533

article 58666670534

article 58666670535

news-1701