Agustus 12, 2026

Rumah Pensiunan Guru Ludes Terbakar, BAZNAS Enrekang Turun Tangan Salurkan Bantuan

Rumah Pensiunan Guru Ludes Terbakar, BAZNAS Enrekang Turun Tangan Salurkan Bantuan

ENREKANG07.08.2026//, Pena.my.id — Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah Suhada, seorang pensiunan guru di Desa Bolang, Kecamatan Alla, mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Enrekang dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Enrekang.

Satu unit rumah milik Suhada ludes dilalap api. Kondisi tersebut membuat korban dan keluarga harus menghadapi masa sulit untuk kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

Sebagai bentuk kepedulian, BAZNAS Kabupaten Enrekang menyalurkan bantuan kepada korban pada Jumat (7/8/2026). Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, didampingi Ketua BAZNAS Enrekang, dr. Siswandi Mazmur, M.Si., bersama jajaran pimpinan BAZNAS.

Penyaluran bantuan itu turut dihadiri Dinas Sosial, BPBD, Ketua Tim Penggerak PKK beserta rombongan, Camat Alla, Kepala Desa Bolang, serta perwakilan UPZ Kecamatan Alla dan Anggeraja. Sejumlah tokoh masyarakat dan warga setempat juga hadir.

Di tengah kondisi korban yang kehilangan tempat tinggal, Bupati Enrekang menyampaikan keprihatinan sekaligus meminta jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan desa tidak berhenti pada penyaluran bantuan.

“Semoga Allah SWT memberikan kesabaran dan ketabahan kepada keluarga yang terkena musibah, serta memberikan pengganti yang lebih baik,” ujar H. Muh. Yusuf Ritangnga.

Bupati juga mendorong pemerintah kecamatan dan desa untuk bergerak cepat membantu pembangunan kembali rumah korban. Upaya tersebut, kata dia, perlu dilakukan dengan melibatkan partisipasi masyarakat melalui semangat gotong royong.

Menurutnya, kondisi korban membutuhkan penanganan nyata dan cepat agar keluarga Suhada dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Enrekang, dr. Siswandi Mazmur, M.Si., menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

Bantuan diharapkan dapat meringankan beban korban sekaligus menjadi bukti bahwa masyarakat yang sedang menghadapi musibah tidak berjalan sendiri.

Kini, perhatian berikutnya tertuju pada tindak lanjut pemerintah kecamatan dan desa untuk memastikan rumah Suhada dapat segera dibangun kembali. Dukungan masyarakat dan berbagai pihak diharapkan mempercepat proses pemulihan keluarga korban.
Redaksi Yd Editor Yd

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *