Arsil Bagenda Bongkar Perjalanan Karier: Pernah 3 Kali Pindah Jabatan dalam Sebulan, Sempat Disebut Kandidat Bupati

ENREKANG, 10.08.2026//, Pena.my.id — Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Enrekang, Ir. Arsil Bagenda, M.M., membuka cerita tentang perjalanan panjangnya selama menjadi aparatur sipil negara (ASN). Dari sejumlah jabatan strategis hingga pengalaman berpindah kantor dan jabatan berkali-kali, Arsil menyebut semuanya menjadi bagian dari dinamika pengabdiannya di pemerintahan.
Cerita itu disampaikan Arsil dalam suasana santai saat berbincang dengan media sambil menikmati kopi di belakang Kantor Baznas Enrekang, Senin (10/8/2026).
Arsil mengungkapkan, selama menjadi PNS dirinya pernah dipercaya menduduki sejumlah posisi penting, mulai dari Kepala Dinas Peternakan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perhubungan, Asisten II, hingga Kepala BPBD.
Yang menarik, Arsil mengaku pernah mengalami perpindahan jabatan hingga tiga kali hanya dalam kurun waktu satu bulan.
“Waktu saya PNS, saya pernah jadi Kepala Dinas Peternakan, Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perhubungan, Asisten II, dan Kepala BPBD. Bahkan pernah dalam satu bulan, tiga kali saya pindah kantor dan jabatan,” ungkapnya.
Dari sekian banyak jabatan yang pernah diemban, Arsil menyebut Kepala Dinas Pertanian sebagai posisi yang paling berkesan baginya.
Alasannya, jabatan tersebut membuatnya memiliki ruang yang luas untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, terutama kelompok tani.
“Yang paling saya suka itu Kepala Dinas Pertanian. Karena banyak orang yang bisa kita temani, banyak kelompok tani yang bisa kita ajak bekerja sama,” katanya.
Menurut Arsil, hubungan dengan kelompok tani saat itu tidak hanya sebatas urusan kedinasan. Ia mengaku sering berdiskusi langsung dengan masyarakat untuk membahas berbagai kebutuhan kelompok, termasuk peluang mendapatkan bantuan pemerintah.
“Kalau ada acara, biasa kita dipanggil ke rumah. Kadang saya juga bermalam sambil berdiskusi, bantuan apa yang bisa kita masukkan ke kelompok,” tuturnya.
Pernah Disebut Kandidat Bupati
Bukan hanya soal karier birokrasi, Arsil juga mengungkap pengalaman ketika namanya pernah mencuat dalam pemberitaan politik daerah.
Ia mengaku pernah diberitakan sebagai salah satu kandidat calon Bupati Enrekang yang disebut paling disukai masyarakat untuk periode 2018–2023.
Pemberitaan tersebut bahkan membuat dirinya dipanggil oleh Bupati Enrekang saat itu, Muslimin Bando.
“Saya pernah diberitakan sebagai salah satu kandidat calon Bupati yang paling disukai masyarakat periode 2018–2023, yaitu Arsil Bagenda Ali,” ujarnya.
Saat dipanggil, Arsil mengaku memberikan jawaban spontan kepada Muslimin Bando.
“Spontan saya bilang, itu kan cuma berita wartawan, Pak Bupati. Alias seremonial saja,” katanya sembari tertawa.
Pernyataan Arsil tersebut menggambarkan perjalanan seorang birokrat yang pernah berada di sejumlah posisi strategis pemerintahan, sekaligus sempat terseret dalam pemberitaan mengenai bursa calon kepala daerah Enrekang.
Kini, setelah mengakhiri kariernya sebagai ASN, Arsil melanjutkan pengabdiannya melalui Baznas Kabupaten Enrekang.
Redaksi Yd Editor Yd
