Juli 4, 2026

DUGAAN PENYALAHGUNAAN WEWENANG OKNUM APARAT DI KALIMANTAN TENGAH MENCUAT, KORBAN SIAP LAPOR KE POLDA HINGGA MABES POLRI

Oplus_131072

DUGAAN PENYALAHGUNAAN WEWENANG OKNUM APARAT DI KALIMANTAN TENGAH MENCUAT, KORBAN SIAP LAPOR KE POLDA HINGGA MABES POLRI

Banjarmasin, pena.my.id 26 Juni 2026 – Dugaan keterlibatan seorang oknum aparat penegak hukum di Kalimantan Tengah dalam perkara penyalahgunaan wewenang dan jabatan mulai menjadi sorotan. Oknum tersebut diduga terlibat dalam penggelapan sejumlah unit kendaraan roda empat yang diduga berasal dari berbagai daerah, termasuk dari Kalimantan Selatan.

Oplus_131072

Informasi yang dihimpun dari salah seorang korban menyebutkan bahwa peristiwa tersebut telah menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. Korban mengaku telah mengumpulkan berbagai dokumen dan bukti kepemilikan kendaraan yang akan diserahkan kepada pihak berwenang sebagai bagian dari laporan resmi.

 

“Kami akan melaporkan dugaan ini ke Polda Kalimantan Tengah hingga kepada pimpinan tertinggi, yaitu Kapolda Kalimantan Tengah. Bahkan tidak menutup kemungkinan laporan juga akan kami sampaikan kepada Kadiv Propam Mabes Polri, Irjen Pol. Abdul Karim, agar persoalan ini ditangani secara profesional dan transparan,” tegas salah seorang korban kepada awak media di Banjarmasin, Jumat (26/6/2026).

Korban berharap institusi kepolisian dapat mengambil langkah cepat dan tegas apabila nantinya terbukti terdapat pelanggaran yang dilakukan oleh oknum tersebut.

“Kami berharap jika memang terbukti bersalah, oknum itu diberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku. Jangan sampai perbuatan segelintir oknum mencoreng nama baik institusi Polri yang selama ini terus berupaya membangun kepercayaan masyarakat. Bahkan jika pelanggarannya terbukti berat, kami berharap dapat dijatuhi sanksi hingga pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH),” ujar korban yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Korban juga menegaskan bahwa seluruh data pendukung, termasuk identitas kendaraan, dokumen kepemilikan, serta bukti-bukti lainnya akan dibawa dan diserahkan langsung kepada penyidik di Polda Kalimantan Tengah untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini pun diharapkan dapat diusut secara menyeluruh, mengingat adanya dugaan bahwa kendaraan yang menjadi objek perkara berasal dari beberapa wilayah, termasuk Kalimantan Selatan. Apabila benar terjadi, maka penanganan perkara dinilai perlu dilakukan secara profesional, objektif, dan tanpa pandang bulu.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Polda Kalimantan Tengah maupun pihak yang disebut dalam dugaan tersebut. Oleh karena itu, seluruh informasi di atas masih berupa keterangan dari pihak yang mengaku sebagai korban dan belum dapat disimpulkan sebagai fakta hukum yang telah terbukti.

Redaksi akan terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk kepada Kapolda Kalimantan Tengah dan Abdul Karim, guna memperoleh penjelasan resmi serta memastikan pemberitaan tetap berimbang sesuai dengan prinsip-prinsip jurnalistik dan asas praduga tak bersalah. Apabila terdapat tanggapan atau klarifikasi dari pihak terkait, redaksi akan memuatnya sebagai bagian dari hak jawab sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Red

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *