Juli 2, 2026

Masyarakat adat desa Sukadana kecamatan bayan merayakan Ritual Sedekah Labuan, Wujud Syukur kepada Tuhan dan Komitmen Menjaga Kelestarian Laut

Masyarakat adat desa Sukadana kecamatan bayan merayakan Ritual Sedekah Labuan, Wujud Syukur kepada Tuhan dan Komitmen Menjaga Kelestarian Laut

Bayan, Lombok Utara NTB – www.pena.my.id // Masyarakat adat pesisir desa Sukadana kecamatan Bayan kabupaten Lombok Utara kembali melaksanakan Ritual Sedekah Labuan, sebuah tradisi turun-temurun yang menjadi simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki dan keberkahan yang diberikan melalui laut.

Ritual ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kelestarian laut sebagai sumber kehidupan bagi masyarakat pesisir.

Seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan penuh khidmat, mencerminkan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

Bagi masyarakat adat desa Sukadana kecamatan Bayan, laut bukan hanya tempat mencari nafkah, tetapi juga ruang kehidupan yang harus dihormati dan dijaga.

Melalui Sedekah Labuan, masyarakat meneguhkan komitmen untuk memanfaatkan hasil laut secara bijaksana, tidak merusak ekosistem pesisir, serta terus menjaga kebersihan laut agar tetap menjadi sumber kehidupan bagi generasi yang akan datang.

Nilai-nilai yang terkandung dalam ritual ini mengajarkan bahwa rasa syukur kepada Tuhan tidak hanya diwujudkan melalui doa, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam merawat alam. Kesadaran untuk menjaga terumbu karang, tidak membuang sampah ke laut, serta menangkap ikan secara ramah lingkungan menjadi bagian dari pesan moral yang diwariskan dalam tradisi tersebut.

Di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya tekanan terhadap ekosistem laut, Ritual Sedekah Labuan menjadi pengingat bahwa kearifan lokal memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam. Dengan melestarikan tradisi ini, masyarakat adat Bayan berharap laut akan tetap lestari, hasilnya tetap melimpah, dan manfaatnya dapat terus dirasakan oleh generasi sekarang maupun generasi mendatang.

“Laut yang lestari adalah warisan bagi anak cucu. Melalui Sedekah Labuan, kami mengucapkan syukur kepada Tuhan sekaligus memperkuat tekad untuk menjaga laut agar tetap menjadi sumber kehidupan yang berkelanjutan,” ungkap salah seorang tokoh adat Bayan.saat di konfirmasi oleh media pada saat acara tersebut di jalankan .

(Sabdanom)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *