Oktober 7, 2026

Pastor Pius Heljanan, MSC: Bangun Hidup dengan Doa, Usaha dan Ketekunan

Pastor Pius Heljanan, MSC: Jangan Lelah Berdoa dan Berusaha

​Saumlaki | pena.my.id – Kamis, 8 Oktober 2026 — Hidup tidak selalu berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Dalam menghadapi berbagai tantangan, manusia membutuhkan kekuatan iman yang disertai usaha nyata dan ketekunan. Doa menjadi salah satu jalan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan sekaligus memohon petunjuk dalam menjalani kehidupan.

​Pastor Pius Heljanan, MSC, mengajak umat untuk membangun kehidupan dengan doa, usaha dan ketekunan. Pesan tersebut berangkat dari sabda Yesus dalam Injil Lukas 11:5-13: “Mintalah maka kalian akan diberi.”

​Doa sebagai Jalan Mencari Kehendak Tuhan

​Dalam refleksinya, Pastor Pius menjelaskan bahwa doa bukan sekadar permohonan untuk mendapatkan sesuatu, tetapi juga menjadi kesempatan bagi manusia untuk mencari dan memahami kehendak Tuhan.

​“Mintalah maka kamu akan diberi, carilah maka kamu akan mendapat, ketuklah maka pintu akan dibukakan bagimu,” demikian pesan yang disampaikannya.

​Berdoa berarti membawa kebutuhan dan harapan kepada Tuhan. Mencari berarti memohon agar Tuhan menunjukkan jalan yang benar, sementara mengetuk hati Tuhan menjadi ungkapan iman dan pengharapan agar manusia memperoleh berkat yang dibutuhkan.

​Iman Harus Disertai Usaha Nyata

​Menurut Pastor Pius, kehidupan beriman tidak berhenti pada doa. Doa perlu berjalan bersama usaha nyata dan ketekunan dalam menjalani tanggung jawab kehidupan.

​Ia mengingatkan agar orang beriman tidak membangun kehidupan dengan sikap pesimis, takut, ragu maupun malas. Sebaliknya, umat diajak untuk menjadi pribadi yang tekun berdoa, bekerja keras, berani, sabar dan murah hati.

​Dengan demikian, doa dan kerja bukanlah dua hal yang dipertentangkan. Keduanya dapat berjalan bersama sebagai bagian dari usaha manusia dalam menjalani kehidupan dengan penuh iman dan tanggung jawab.

​Tetap Tekun dalam Pengharapan

​Pastor Pius juga mengingatkan bahwa Tuhan tidak pernah merasa terganggu oleh doa umat-Nya. Karena itu, manusia tidak perlu berhenti berdoa ketika menghadapi kesulitan atau ketika jawaban atas doanya belum terlihat.

​“Bila kita tekun berdoa, Dia akan memberi padamu yang istimewa yang tidak kita duga,” pesannya.

​Refleksi tersebut menjadi ajakan agar setiap orang tetap memiliki pengharapan, sembari terus bekerja dan berusaha. Sebab, ketekunan dalam doa, keberanian dalam menghadapi kehidupan dan kesungguhan dalam bekerja merupakan bagian dari perjalanan iman.

​Pesan Pastor Pius Heljanan, MSC pada akhirnya mengingatkan bahwa kehidupan perlu dibangun dengan keseimbangan antara doa, usaha dan ketekunan, sambil tetap percaya bahwa Tuhan mempunyai jalan dan waktu-Nya sendiri bagi setiap orang.

​(Editor: Joko)

(Sumber: Refleksi Pastor Pius Heljanan, MSC)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *