Pertamina Bantu Rehabilitasi Jembatan Gantung Kaluppini-Tokkonan, Akses Lima Desa Kini Lebih Layak

ENREKANG, 23 September 2026 // pena.my.id — Upaya memperbaiki akses transportasi masyarakat di wilayah pedesaan terus dilakukan melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta. Salah satunya melalui rehabilitasi Jembatan Gantung Kaluppini-Tokkonan, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang.
Rehabilitasi jembatan tersebut mendapat dukungan anggaran melalui program JSR Pertamina, dengan nilai bantuan dari Pertamina Pusat sekitar Rp300 juta. Sementara itu, masyarakat secara swadaya turut memberikan dukungan pembiayaan sekitar Rp100 juta.

Penyerahan bantuan rehabilitasi tersebut dilakukan oleh pihak Pertamina kepada Bupati Enrekang H. Yusuf Ritangnga pada Rabu, 23 September 2026. Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan peresmian Jembatan Gantung Kaluppini-Tokkonan.
Peresmian dihadiri Bupati Enrekang H. Yusuf Ritangnga bersama jajaran pemerintah daerah, di antaranya Kepala Badan Keuangan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, jajaran Polsek Enrekang, pihak Pertamina, serta masyarakat dari sejumlah desa yang berada di sekitar kawasan jembatan.
Jembatan Gantung Kaluppini-Tokkonan memiliki peran penting karena menjadi salah satu akses penghubung masyarakat di lima desa, yakni Desa Kaluppini, Desa Lembong, Desa Tokkonan, Desa Rosoan, dan Desa Ranga.

Kepala Desa Kaluppini, Muhammad Salata, menjelaskan bahwa rehabilitasi jembatan tersebut bermula dari kebutuhan masyarakat untuk memperkuat dan memperbaiki sejumlah bagian jembatan.
Menurutnya, pemerintah desa dan masyarakat kemudian berupaya mencari dukungan tambahan anggaran. Pihak Pertamina selanjutnya melakukan pengecekan melalui konsultan untuk melihat kondisi jembatan sekaligus menghitung kebutuhan pekerjaan rehabilitasi.
“Konsultan Pertamina datang terlebih dahulu melakukan pengecekan. Setelah itu dilakukan pengukuran dan perencanaan untuk menentukan kebutuhan anggaran pekerjaan,” ujar Muhammad Salata.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut digunakan untuk sejumlah pekerjaan rehabilitasi, termasuk pembuatan talut, pengecoran serta pembenahan bagian-bagian di sekitar jembatan agar kondisinya lebih aman dan layak digunakan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Enrekang H. Yusuf Ritangnga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Pertamina, baik Pertamina Pusat maupun Pertamina Parepare, atas dukungan yang diberikan untuk rehabilitasi jembatan tersebut.
Menurut Bupati, dukungan tersebut sangat berarti bagi masyarakat karena jembatan menjadi akses penting bagi warga dari sejumlah desa di sekitar Kaluppini.
“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Enrekang, kami menyampaikan terima kasih kepada pihak Pertamina atas bantuan anggaran untuk rehabilitasi Jembatan Gantung Kaluppini-Tokkonan,” kata Yusuf Ritangnga.
Bupati juga mengakui bahwa keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu tantangan dalam memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Enrekang. Karena itu, sinergi dengan pihak swasta melalui program bantuan sosial maupun tanggung jawab sosial perusahaan dinilai dapat membantu mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat.
Dari pihak Pertamina disampaikan bahwa dukungan terhadap rehabilitasi jembatan tersebut berawal dari informasi dan pemberitaan yang beredar di media sosial mengenai kondisi serta kebutuhan masyarakat terhadap akses jembatan.
Setelah dilakukan komunikasi dan pembahasan bersama, pihak Pertamina kemudian menyatakan kesediaannya memberikan dukungan melalui program JSR Pertamina.
Dengan adanya rehabilitasi tersebut, masyarakat berharap Jembatan Gantung Kaluppini-Tokkonan dapat memberikan akses yang lebih aman dan mendukung aktivitas warga, khususnya bagi masyarakat dari lima desa yang selama ini memanfaatkan jembatan tersebut sebagai jalur penghubung.
Redaksi Yd
<span;>Editor Yd

