September 17, 2026

Peristiwa yg terjadi di Sumba Barat hingga ada penembakan dari pihak kepolisian sampai tewas,

 

Sumba www.my . Id//

sebelum beritanya masih simpang siur, setelah pihak kepolisian memberikan keterangan yg jelas terjadinya penembakan.

Ternyata Kronologi penangkapan dan penembakan terduga pelaku pencurian ternak.

Tim gabungan Polres Sumba Barat melakukan operasi penangkapan terhadap sejumlah terduga pelaku pencurian ternak pada Selasa, 15 September 2026, Operasi tersebut merupakan pengembangan dari tiga laporan polisi terkait dugaan pencurian dengan kekerasan dan pencurian dengan pemberatan.

Kanit Buser Polres Sumba Barat bergerak ke kediaman A.S.B.L dan mengamankan Agustinus bersama K.Y di Kampung Praidita, Desa Waimanu, Kecamatan Katikutana Selatan, Kabupaten Sumba Tengah.

Saat pengamanan, polisi menemukan satu ekor kerbau jantan yg dicurigai sebagai hasil pencurian. Kerbau tersebut kemudian diamankan di Polsek Loli untuk penyidikan.

Berdasarkan hasil interogasi awal terhadap kedua terduga, polisi memperoleh informasi mengenai dugaan keterlibatan Y.K.M. tim kembali bergerak dan mengamankan Y.K.M di kediamannya di Kampung Waikarar, Desa Katikuloku, Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat.

Dari pengembangan pemeriksaan terhadap para terduga, polisi kemudian memperoleh informasi mengenai J.T (39) yg disebut ikut terlibat dalm perkara tersebut. Tim selanjutnya bergerak menuju kediaman J.T di Kampung Wai Makapal, Desa Bali Ledo Kecamatan Loli.

personel tiba di rumah J.T, Menurut laporan kepolisian, ketika dua anggota masuk ke rumah, J.T menyadari kedatangan petugas dan kemudian mengambil parang serta berusaha melawan.

Petugas yg disebut tidak membawa senjata api kemudian mundur. J.T memanfaatkan situasi tersebut untuk melarikan diri ke arah belakang rumah.

Personel lainnya kemudian melakukan pengejaran.

Dalam pengejaran tersebut, polisi mengaku telah memberikannya tiga kali tembakan peringatan ke udara agar J.T berhenti. Namun menurut laporan kepolisian, peringatan tersebut tidk diindahkan dan J.T tetap berusaha melarikan diri.

Polisi kemudian melepaskan satu tembakan yg ditujukan untuk melumpuhkan pada bagian kaki. Namun tembakan tersebut tidk mengenai kaki. Dalam laporan kepolisian disebutkan bahwa ketika J.T terjatuh saat berlari, peluru justru mengenai bahu sebelah kanan.

Trus setelah dilumpuhkan kemudian bawa di Rumah sakit lende moripa untuk mendapatkan pemeriksaan medis, namun takdir berkata lain J.T meninggal dunia.

Jenazah selanjutnya dipersiapkan untuk proses pemeriksaan medis/visum dan pemulangan kepada keluarga. Polisi juga melakukan komunikasi dengan keluarga serta pemerintah setempat dan menyiapkan pengamanan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan kamtibmas.

mengenai tindakan J.T tembakan peringatan, serta arah tembakan yg disebut ditujukan ke kaki namun salah arah ke bahu korban.merupakan versi dalam laporan kepolisian.

Untuk memastikan apakah seluruh tindakan tersebut sesuai prosedur dan bagaimana tepatnya peluru mengenai bahu korban, diperlukan pemeriksaan objektif melalui keterangan saksi, olah TKP, pemeriksaan senjata dan proyektil, serta hasil visum/forensik.

#korbanpenembakan #polressumbabarat #pencuriternak.

Www.pena.my.id//

Investigasi Nasional

Esy Lafu.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *