Sinergi Polsek Tanimbar Selatan dan Brimob Berhasil Jinakkan Kebakaran Lahan Bunin
Kepulauan Tanimbar | https://pena.my.id – Minggu, 13 September 2026. Sinergitas dan respons cepat ditunjukkan oleh jajaran personel Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Tanimbar dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda kawasan Tanimbar Selatan.
Kronologi dan Pengecekan Lokasi
Bhabinkamtibmas Desa Lermatang Bripka Mario Uren bersama personel Brimob Kompi 3 Batalyon C Pelopor Polda Maluku dan Pemerintah Desa setempat bergerak cepat memadamkan kobaran api yang membakar lahan Bunin, Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Peristiwa kebakaran yang terpantau pada titik koordinat -7.971039, 131.250397 tersebut pertama kali diketahui setelah Bripka Mario Uren menerima laporan via telepon dari Kapolsek Tanimbar Selatan Iptu Herpin Sima.
Mendapat informasi tersebut, Bhabinkamtibmas langsung membangun komunikasi dengan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lermatang untuk memastikan titik lokasi. Setelah dipastikan, petugas bersama Ketua BPD bergegas menuju lokasi kejadian.

Upaya Pemadaman dan Pemadaman Total
Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Bhabinkamtibmas bersama Ketua BPD bahu-membahu melakukan upaya pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya, seperti ranting dan dahan pohon, guna melokalisir perambatan api agar tidak meluas.
Situasi berhasil dikendalikan secara total setelah personel Brimob Kompi 3 Batalyon C Pelopor Polda Maluku tiba di lokasi dengan mengerahkan kendaraan dinas Water Cannon. Berkat respons taktis armada tangki air tersebut, titik api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Dugaan Penyebab dan Imbauan Kamtibmas
Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Ayani, S.P., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tanimbar Selatan Iptu Herpin Sima, menyampaikan bahwa kebakaran lahan tersebut diduga terjadi akibat perpaduan faktor alam dan kelalaian manusia. Cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah tersebut menyebabkan rumput serta alang-alang menjadi sangat kering dan mudah tersulut api.
”Selain faktor cuaca, kami menduga ada unsur kelalaian dari Warga yang sering kedapatan membuat api kecil atau perapian di pinggiran jalan sebelum mereka kembali ke Desa. Di tengah kondisi kering seperti ini, percikan kecil pun bisa berakibat fatal,” ujar Iptu Herpin Sima.
Lebih lanjut, Kapolsek menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan dan kekompakan personel di lapangan serta sinergitas Bhabinkamtibmas, Brimob Kompi 3, dan unsur masyarakat dalam memitigasi bencana secara cepat. Pihak kepolisian turut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang memicu kebakaran, seperti membakar sampah sembarangan atau membuka lahan dengan cara dibakar.
(Editor: joko)
(Sumber: Tribratanews.polrestanimbar.com)

